A.Pengertian
Pengajian Islam Rutin atau disingkat PIR merupakan kegiatan rutin yang membahas tentang dunia Islam dan yang terkait dengannya yang diadakan oleh pengurus IPM Ranting. Kegiatan ini diadakan sebagai penguatan nilai-nilai keislaman yang berwawasan rahmatan lil alamin di kalangan pelajar.
B.Nilai – nilai yang mendasari PIR
1.Nilai Keislaman (Menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran Islam).Islam yang dimaksud adalah agama rahmatan lil ‘alamin yang membawa kebenaran, keadilan, kesejahteraan, dan ketentraman bagi seluruh umat manusia yang bersumber dari Al-Qur’an dan as-Sunnah. Artinya, Islam yang dihadirkan oleh IPM adalah Islam yang sesuai dengan konteks zaman yang selalu berubah-ubah dari satu masa ke masa selanjutnya.
2.Nilai Keilmuan (Terbentuknya pelajar muslim yang berilmu). Nilaiini menunjukkan bahwa IPM memiliki perhatian serius terhadap ilmu pengetahuan. Dengan ilmu pengetahuan kita akan mengetahui dunia secara luas, tidak hanya sebagian saja. Karena dari waktu ke waktu, ilmu pengetahuan akan terus berkembang dan berubah. IPM berkeyakinan, ilmu pengetahuan adalah jendela dunia.
3.Nilai Kekaderan (Terbentuknya pelajar muslim yang militan dan berakhlak mulia).Sebagai organisasi kader, nilaiini menjadi konsekuensi tersendiri bahwa IPM sebagai anak panah Muhammadiyah untuk mewujudkan kader yang memiliki militansi dalam berjuang. Tetapi militansi itu ditopang dengan nilai-nilai budi pekerti yang mulia.
4.Nilai Kemandirian (Terbentuknya pelajar muslim yang terampil). Nilaiini ingin mewujudkan kader-kader IPM yang memiliki jiwa yang independen dan memiliki ketrampilan pada bidang tertentu (skill) sebagai bentuk kemandirian personal dan gerakan tanpa tergantung pada pihak lain.
5.Nilai Kemasyarakatan (Terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya/ the real islamic society). Nilaikemasyarakatan dalam gerakan IPM berangkat dari kesadaran IPM untuk selalu berpihak kepada cita-cita penguatan masyarakat sipil. Menjadi suatu keniscayaan jika IPM sebagai salah satu ortom Muhammadiyah menyempurnakan tujuan Muhammadiyah di kalangan pelajar.
C.Tujuan
Mewujudkan pribadi-pribadi kader Muhammadiyah yang militan di kalangan pelajar sehingga memiliki wawasan keislaman yang rahmatan lil ‘alamin serta manyambung silaturahmi di antara para pelajar, guru dan warga sekolah lainnya.
D.Target
1.Terwujudnya pribadi-pribadi pelajar yang sesuai dengan maksud dan tujuan IPM
2.Terwujudnya militansi di kalangan pelajar sehingga mampu menjadi penerus, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah
3.Para pelajar memiliki wawasan keislaman yang luas dan rahmatan lil alamin
4.Saling mengenal lebih dekat antara guru, siswa, dan keluarga siswa
E.Waktu dan Tempat
a.Waktu kegiatan bisa diadakan setiap seminggu atau dua minggu sekali. Semua tergantung kesepakatan dan dimusyawarahkan terlebih dahulu oleh Pimpinan Ranting IPM setempat.
b.Untuk tempat bisa diadakan di sekolah, di rumah salah satu guru (secara bergiliran), atau di rumah salah satu siswa dengan jadwal yang sudah fiks.
F.Sasaran Peserta
Seluruh siswa di tingkat sekolah/ kelompok/ komunitas/ desa/ masjid/ musollah
G.Penyelenggara
Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhamamdiyah setempat.
H.Materi-Materi
Materi-materi yang diberikan antara lain:
A.Islam sebagai Agama Rahmatan Lil ‘Alamin
B.Memahami Islam dalam Berbagai Perspektif
C.Cara Berislam dalam Perspektif Pelajar
D.Islam Menjawab Tantangan Zaman
E.Memahami Akidah yang Membumi di Kalangan Pelajar
F.Fikih Praktis untuk Pelajar
G.Memahami Fenomena Pelajar dan Perkembangannya
H.Membangun Komunikasi yang Baik antara Siswa, Guru, dan Orangtua
I.Saatnya Menjadi Pelajar yang Berprestasi!
I.Referensi
1.Alquran dan Hadits
2.Himpunan Putusan Tarjih
3.Hidup Islami Keluarga Muhammadiyah
4.Membela teman sebaya
5.Tanfid Mukatamr IPM ke-XVI
6.Buku Panduan Dakwah IPM
J.Metode dan Teknik Pengelolaan
1.Kegiatan ini menjadi tanggung jawab PR IPM setempat yang berkoordinasi dengan pihak sekolah
2.PR IPM mengadakan PIR di setiap masing-masing kelas setiap seminggu/dua minggu sekali
3.Maing-masing kelas memiliki satu orang koordinator yang akan selalu berkoordinasi dengan PR IPM setempat
4.Pertemuan bisa dilakukan di sekolah, di rumah salah satu rumah guru, atau di rumah salah satu siswa di kelompoknya
5.Menghadirkan pembicara/ustadz untuk membahas satu topik tertentu yang sudah ditentukan sebelumnya, serta diadakan dialog antara pembicara dan peserta
6.Menghadirkan hidangan sederhana dan infaq untuk tuan rumah yang diambil dari infaq para siswa yang hadir pada saat itu
Senin, 08 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar